Artikel

Bersih Desa Murwokolo Desa Karanganyar

01 Mei 2026 08:10:38  Suprianto  6 Kali Dibaca  Berita

Melestarikan Tradisi, Menjaga Harmoni: Kemeriahan Bersih Desa dan Murwakala di Desa Karanganyar Pule

Karanganyar ( 1 Mei 2026 ) – Masyarakat Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, kembali menggelar tradisi tahunan Bersih Desa yang dirangkaikan dengan upacara adat Murwakala (Murwokolo). Acara yang berlangsung khidmat dan meriah ini diikuti oleh ratusan warga setempat sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya melestarikan warisan leluhur.

Bersih desa bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan simbol pembersihan diri dan lingkungan desa dari segala energi negatif, serta doa bersama agar seluruh warga Desa Karanganyar diberikan keselamatan, kemakmuran, dan dijauhkan dari marabahaya (tolak bala).

1. Ritual Sakral Murwakala: Membuang Sengkala

Puncak kekhidmatan acara terlihat saat prosesi Ruwatan Murwakala dimulai. Tradisi yang identik dengan pergelaran wayang kulit lakon khusus ini digelar untuk meruwat warga, terutama mereka yang masuk dalam kategori anak sukerta (anak yang menurut mitologi Jawa perlu diruwat agar terhindar dari mara bahaya Batara Kala).

"Murwakala ini adalah warisan adiluhung. Selain melestarikan budaya, ada makna mendalam di dalamnya, yaitu memohon perlindungan kepada Yang Maha Kuasa agar warga Karanganyar dibersihkan dari segala rintangan hidup atau sengkala," ujar salah satu sesepuh adat Desa Karanganyar.

Dengan dipimpin oleh Dalang Ruwat yang berpengalaman, prosesi pemotongan rambut sedikit dan penyiraman air suci (banyu perwitasari) berlangsung penuh haru dan khusyuk.

2. Gotong Royong dan Kenduri Bersama

Sebelum prosesi sakral dimulai, nuansa gotong royong sudah terasa sejak pagi hari. Warga dari berbagai dusun di Desa Karanganyar berbondong-bondong membawa ambengan atau tumpeng lengkap dengan lauk-pauknya ke balai desa atau titik kumpul yang ditentukan.

Acara dilanjutkan dengan doa lintas tokoh agama dan tokoh masyarakat, dilanjutkan dengan makan bersama. Tradisi kenduri ini mempererat tali silaturahmi antarwarga, meleburkan perbedaan, dan memperkuat rasa kebersamaan di Kecamatan Pule.

Makna Simbolis Sajian Bersih Desa:

  • Tumpeng: Simbol hubungan manusia dengan Tuhan yang mengerucut ke atas.

  • Ayam Jago (Ingkung): Simbol kepasrahan dan keikhlasan hati.

  • Jajanan Pasar: Simbol keberagaman masyarakat yang saling melengkapi dalam harmoni.

3. Komitmen Pemerintah Desa Karanganyar

Kepala Desa Karanganyar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah menyukseskan acara ini, baik secara materiil maupun tenaga.

Pemerintah Desa menegaskan bahwa kegiatan Bersih Desa dan Murwakala ini akan terus dijaga eksistensinya. Di tengah gempuran modernisasi, Desa Karanganyar membuktikan bahwa nilai-nilai kearifan lokal tetap menyala dan menjadi fondasi karakter masyarakat yang berbudaya.

Mari bersama-sama kita doakan agar Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, selalu gemah ripah loh jinawi, tentram rahayu, dan seluruh warganya dilimpahi keberkahan!

(Reporter/Kontributor Desa Karanganyar SUPRIANTO,M.A.P)

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Statistik

 Arsip Artikel

 Agenda

Belum ada agenda

 Sinergi Program

 Pemerintah Desa

 Komentar

 Media Sosial

 Peta Wilayah Desa

 Peta Lokasi Kantor


Alamat : Jl Raya Karanganyar - Tumpuk KM 01,RT 012.RW 002 Dusun Krajan
Desa : Karanganyar
Kecamatan : Pule
Kabupaten : Trenggalek
Kodepos : 66362
Telepon : 082335150909
Email :

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:57
    Kemarin:135
    Total Pengunjung:76.943
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:192.168.101.1
    Browser:Mozilla 5.0