TRENGGALEK – Dampak perubahan iklim yang kian nyata mendorong berbagai sektor untuk bergerak, tak terkecuali sektor kesehatan. Sebagai langkah konkret membangun ketahanan masyarakat terhadap perubahan cuaca dan lingkungan, Puskesmas Pule menggelar kegiatan sosialisasi dan implementasi program DEKSI (Desa Kelurahan Sehat Iklim). Acara ini dilaksanakan di Aula Pertemuan Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran tim kesehatan dari Puskesmas Pule, Perangkat Desa Karanganyar, kader kesehatan, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga setempat.
Program DEKSI merupakan sebuah inisiatif terintegrasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang keterkaitan erat antara perubahan iklim dengan derajat kesehatan. Curah hujan yang tidak menentu, kenaikan suhu, hingga potensi bencana hidrometeorologi (seperti tanah longsor dan kekeringan) di wilayah Pule dinilai berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyakit menular seperti DBD, diare, hingga masalah ketahanan pangan.
Dalam sambutannya, perwakilan dari Puskesmas Pule menyampaikan bahwa kesehatan tidak bisa berdiri sendiri.
"Melalui DEKSI, kita ingin mengajak warga Desa Karanganyar untuk tidak hanya peduli pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan (preventif) dengan cara menjaga ekosistem lingkungan sekitar agar tetap sehat dan seimbang," ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, tim Puskesmas Pule bersama masyarakat merumuskan beberapa rencana aksi nyata yang dapat diterapkan di tingkat rumah tangga, antara lain:
Penguatan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat): Menggalakkan kembali gerakan PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) secara mandiri guna mengantisipasi lonjakan kasus penyakit yang dibawa oleh vektor akibat perubahan cuaca.
Pengelolaan Sampah Terintegrasi: Edukasi mengenai pemilahan sampah organik dan anorganik untuk mengurangi pencemaran lingkungan yang dapat mengganggu kesehatan.
Pemanfaatan Pekarangan: Mendorong warga untuk menanam tanaman obat keluarga (TOGA) serta sayuran guna menjaga ketahanan pangan dan gizi keluarga di tengah cuaca ekstrem.
Kesiapsiagaan Dampak Cuaca: Memberikan pemahaman kepada kader kesehatan untuk mengenali penyakit-penyakit yang rawan muncul pada musim-musim tertentu (pancaroba).
Pihak Pemerintah Desa Karanganyar menyambut baik dipilihnya desa mereka sebagai salah satu fokus pelaksanaan DEKSI oleh Puskesmas Pule. Kerja sama ini diharapkan mampu mencetak kader-kader kesehatan yang tanggap iklim, yang nantinya menjadi motor penggerak bagi lingkungan rukun tetangga (RT) masing-masing.
Acara ditutup dengan komitmen bersama antara Puskesmas Pule, pemerintah desa, dan para kader untuk mengawal program ini secara berkelanjutan, demi mewujudkan Desa Karanganyar yang tidak hanya sehat masyarakatnya, tetapi juga lestari lingkungan lingkungannya.
By : SUPRIANTO