KARANGANYAR, PULE – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan oleh warga RT 12 / RW 02 Desa Karanganyar, Kecamatan Pule. Pada hari Minggu lalu, puluhan warga berkumpul dan bahu-membahu melaksanakan aksi gotong royong pembangunan fisik fasilitas Bank Sampah lingkungan setempat.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini tidak hanya diikuti oleh bapak-bapak, tetapi juga ibu-ibu yang turut membantu menyediakan konsumsi, serta para pemuda yang antusias menyumbangkan tenaga mereka.
Pembangunan Bank Sampah ini diinisiasi oleh pengurus RT 12 dan tokoh masyarakat setempat sebagai solusi konkret atas permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga. Selama ini, pola pembuangan sampah yang kurang teratur dinilai berpotensi merusak keasrian desa.
"Kami ingin mengubah cara pandang warga terhadap sampah. Sampah bukan lagi sekadar kotoran yang harus dibuang atau dibakar, tetapi jika dikelola dengan benar melalui Bank Sampah, ini bisa menjadi sumber berkah dan memiliki nilai ekonomi," ujar Ketua RT 12 Desa Karanganyar.
Melalui sistem Bank Sampah yang sedang dipersiapkan ini, nantinya warga dapat menyetorkan sampah anorganik yang sudah dipilah (seperti plastik, botol, kertas, dan logam) untuk ditabung dalam bentuk saldo rupiah atau sembako.
Di tengah gempuran era modern, kekompakan warga RT 12 / RW 02 Desa Karanganyar ini membuktikan bahwa budaya gotong royong masih mengakar kuat di Kecamatan Pule. Dengan peralatan swadaya seperti cangkul, sekop, dan palu, warga menyelesaikan fondasi dan struktur utama bangunan Bank Sampah dalam waktu relatif singkat.
Berikut adalah beberapa target utama dari program Bank Sampah RT 12 ke depan:
Edukasi Pemilahan Sampah: Mengajarkan warga memisahkan sampah organik dan anorganik sejak dari dapur rumah.
Pemberdayaan Ekonomi: Hasil penjualan sampah yang terkumpul akan dikembalikan kepada warga dalam bentuk tabungan.
Lingkungan Sehat: Mengurangi volume sampah yang dibakar atau dibuang sembarangan yang dapat mencemari lingkungan desa.
Inisiatif mandiri dari warga RT 12 / RW 02 ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Desa Karanganyar. Langkah ini diharapkan dapat menjadi pilot project (proyek percontohan) bagi RT dan RW lain di wilayah Kecamatan Pule.
Dengan adanya Bank Sampah ini, warga RT 12 tidak hanya sekadar menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga sedang membangun fondasi ekonomi sirkular yang bermanfaat bagi seluruh tetangga. Lingkungan resik, dompet pun terisi! (Red)
By Suprianto